Floating Image
Floating Image
Kamis, 2 Juli 2026

Tepis Hoaks di Media Sosial, Rutan Sidikalang Tegaskan Video Negatif yang Beredar Tidak Benar


Oleh admintajam
02 Juli 2026
tentang Berita
Tepis Hoaks di Media Sosial, Rutan Sidikalang Tegaskan Video Negatif yang Beredar Tidak Benar - TajamNews

-

165 views



Sidikalang- tajamnews.co.id Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya video yang berseliweran di media sosial Instagram, Facebook, dan TikTok (melalui akun warta.sumut, wartapedia.id hingga sinyalonlineindonesia) yang mengaitkan suatu peristiwa negatif di dalam lingkungan Rutan Sidikalang. 

Klarifikasi ini dikeluarkan untuk meluruskan informasi demi memberikan kejelasan yang akurat kepada masyarakat, agar tidak secepatnya menelan kabar angin.

Pihak Rutan Kelas IIB Sidikalang menegaskan beberapa poin penting mengenai isu tersebut.

Diantarnya, Video yang beredar dalam unggahan Reels tersebut dipastikan tidak benar terjadi di Rutan Kelas IIB Sidikalang.

Kemudian, berdasarkan pengamatan lebih lanjut, tayangan itu juga tidak memberikan kejelasan mengenai lokasi maupun waktu pasti kejadiannya.

Sementara, untuk hasil pemeriksaan internal, hasilnya Nihil. Dimana petugas melalui pemeriksaan internal yang ketat, pihak Rutan tidak menemukan adanya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) maupun kamar hunian yang sesuai dengan apa yang terlihat di dalam video tersebut.

Setelah beredarnya video, jajaran Rutan Sidikalang langsung mengambil langkah pasti, yakni dengan melaksanakan razia insidentil.

Kata pihak Lapas, razia mengarah kepada kamar yang diduga mirip dengan kamar yang berada di dalam video tersebut, seperti kamar 4,5,8,10, dan 20 Blok Imam Bonjol.

"Berdasarkan dari hasil razia tersebut, tidak terdapat ciri-ciri kamar yang ada di dalam video," tegas Karutan Kelas llB Sidikalang, Loviga Ferdinanta Sembiring, S.H., M.H saat dihubungi, Rabu (1/7/2026) pukul 21.00 WIB, melalui telepon selular.

Loviga tak menepi pihaknya menemukan hasil dari razia tersebut. 

"Kami temukan adanya 3 buah pisau rakitan, 2 set kartu remi, 2 buah mancis, 2 buah paku, 1 buah pisau cutter, 1 buah pinset, 1 buah gunting, 1 buah kaca, dan 1 buah pisau cukur," ungkapnya.

Perlu diketahui, Rutan Sidikalang secara konsisten selalu menjaga integritas, kenyamanan, keamanan, dan ketertiban dengan melaksanakan langkah-langkah deteksi dini. 

Tujuan itu kata Loviga, demi mewujudkan lingkungan yang kondusif, dimana pihak Rutan terus memperkuat sinergi dan koordinasi erat bersama personel TNI-Polri, di samping mengoptimalkan pengawasan internal oleh seluruh jajaran petugas.

Melalui pernyataan ini, Loviga mengaku pihak Rutan Kelas IIB Sidikalang menyatakan bahwa informasi yang menyebutkan peristiwa dalam video tersebut terjadi di Rutan Kelas IIB Sidikalang adalah tidak benar dan menyesatkan.

Oleh karena itu lanjut dia, pihak Rutan memohon kepada seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa bijak dalam melihat, memilah, dan menilai setiap informasi yang berkembang, serta tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. 

"Secara keseluruhan, langkah klarifikasi ini merupakan wujud nyata keterbukaan informasi publik dan komitmen Rutan Sidikalang dalam menjaga integritas serta nama baik institusi pemasyarakatan," tutupnya mengakhiri. (Red)

Penulis

admintajam

Berita Lainnya dari Berita