Floating Image
Floating Image
Rabu, 12 Agustus 2026

Gawat!! Lapas Kelas llB Lubuk PAKAM Beri Fasilitas Kamar Khusus Untuk Aksi Penipuan Hingga Narkoba


Oleh admintajam
12 Agustus 2026
tentang Kriminal
Gawat!! Lapas Kelas llB Lubuk PAKAM Beri Fasilitas Kamar Khusus Untuk Aksi Penipuan Hingga Narkoba - TajamNews

-

20 views



Tajamnewsid, Sumatera Utara - Ikrar Bersama, yakni Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan yang dilaksanakan oleh Lapas Kelas llB Lubuk PAKAM ternyata seakan hanya untuk mendapatkan pengakuan dari pimpinan, serta masyarakat.

Faktanya, Lapas tersebut saat ini malah menjadi sarang penipuan yang dilakukan oleh para napi dengan menggunakan Handphone. Tidak sampai disana, para napi itu juga mendapatkan fasilitas serta dukungan dari pihak Lapas dalam memuluskan kegiatan penipuan tersebut.

Sebagai bentuk dukungan, Lapas Kelas llB Lubuk Pakam menyediakan blok dan kamar khusus untuk para napi lodes dan menutup mata pemakaian narkoba jenis sabu, hingga dugaan ikut melakukan aktivitas perdagangan narkotika jenis sabu-sabu.

Dari informasi diterima oleh redaksi, sumber menyebut aktifitas lodes yang dijalankan oleh sejumlah napi di Lapas tersebut diketahui mulai KPR, hingga pejabat struktural, juga petugas penjagaan baik luar maupun dalam.

Aktifitas lodes ini dikomandoi oleh 3 Napi alias bos besar yakni : 

1. Hendi menetap di Blok Ahmad Yani Kamar 10

2. Perenjak di blok Ahmad Yani Kamar 11

2. Ewin di blok Kamar Ahmad Yani Kamar 13

"Penjual sabu sabu disana namanya Hendi dan Perenjak. Kalau pengendali penipuan online disana orang si Ewin. Modus penipuan online mereka menjual Logam Mulia, emas batangan dan lelangan mobil serta motor mengatasnamakan DJKN dan Kemenku," pungkas sumber via telepon, Rabu (12/8/2026) pukul 17.00 WIB.

Ketiga napi bos tersebut memimpin puluhan napi lainnya yang menjalankan aksi lodes yang berlokasi yang sama dan disediakan oleh pihak Lapas untuk menjalankan kegiatan lodes.

Pertanyaannya, apa yang didapat oleh pihak Lapas Kelas llB Lunuj PAKAM dengan kegiatan napi tersebut dan memberi fasilitas kepada mereka ?

Jawabnya adalah, setiap pejabat mulai Kasubsi pengelolaan, Kasubsi yantah, KPLP, Komandan jaga hingga petugas penjagaan mendapatkan setoran perkamar setiap minggunya.

Contohnya saja Oknum KPLP diduga mendapatkan uang setiap minggunya dari setiap kamar lodes. Demikian juga Komandan jaga dan petugas penjagaan mendapatkan uang pertiga hari sekali.

Seperti biasa, napi pekerja lodes yang berada di beberapa kamat itu sebelum menjalankan aksinya mereka akan terlebih dahulu mengkonsumsi narkoba jenis sabu yang disediakan oleh napi itu sendiri.

Kata sumber, setiap napi pekerja lodes mendapatkan pembagian 40 persen uang setelah berhasil mengelabui target dengan meminta dikirimkan uang mulai belasan juta hingga puluhan juta ke rekening yang telah disediakan.

Ketiga napi bos tersebut memberi target kepada napi pekerja lodes setiap kamarnya dalam satu Minggu wajib berhasil melodes setidaknya kurang lebih sekisar Rp300 juta.

"Bila ada kamar yang tidak berhasil mencapai target dipastikan kamar tersebut akan dirazia, hp akan disita dan para napi pekerja lodes akan dijebloskan ke strapsel," tutup sumber mengakhiri.

Sementara, untuk perimbangan pemberitaan yang dimuat, awak media belum berhasil melakukan konfirmasi kepada Kalapas Kelas llB Lubuk Pakam, Hakim Sanjaya karena nomor yang dihubungi terlihat aktif namun tidak menjawab. (Red)

Penulis

admintajam

Berita Lainnya dari Kriminal