Floating Image
Floating Image
Jumat, 15 Mei 2026

Temuan mayat seorang ibu rumah tangga di ruang tamu gegerkan warga nagori lingga


Oleh admintajam
15 Mei 2026
tentang Daerah
Temuan mayat seorang ibu rumah tangga di ruang tamu gegerkan warga nagori lingga - TajamNews

-

27 views



SIMALUNGUN – Tajamnews.co.id
Warga Huta IV Marihat Lela, Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, digegerkan dengan penemuan seorang ibu rumah tangga yang telah meninggal dunia di dalam rumahnya sendiri dalam kondisi tubuh mulai membusuk. Tim INAFIS Polres Simalungun bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengungkap penyebab kematian korban secara profesional dan terukur.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi pada Jumat, 15 Mei 2026, sekira pukul 12.34 WIB, menjelaskan bahwa penanganan kasus temu mayat ini merupakan cerminan nyata dari komitmen Polres Simalungun Polda Sumatera Utara dalam menghadirkan pelayanan yang berintegritas dan humanis kepada masyarakat.

"Begitu laporan temu mayat diterima, personel Polsek Gunung Malela langsung bergerak dan berkoordinasi dengan Tim INAFIS Polres Simalungun untuk segera melakukan olah TKP secara profesional. Ini adalah bentuk nyata Polri hadir untuk masyarakat," ujar AKP Verry Purba kepada awak media.

Korban diketahui bernama Sarpina Sinaga (44), seorang ibu rumah tangga yang beralamat di Huta IV Marihat Lela, Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun. Penemuan jasad korban bermula dari kekhawatiran tetangga sekaligus sahabat dekatnya, Asniroya Saragih (55), yang merasa curiga karena korban tidak datang berkunjung ke rumahnya selama dua hari berturut-turut pada Rabu, 14 Mei 2026, dan Kamis, 15 Mei 2026, tanpa berpamitan sebagaimana kebiasaannya sehari-hari.

"Biasanya Sarpina Sinaga datang ke rumah saya setiap malam sekira pukul 19.00 WIB dan pulang sekitar pukul 22.00 WIB. Kalau tidak datang, dia selalu pamit. Karena beberapa hari tidak kelihatan dan tidak permisi, saya suruh suami saya pergi mengecek kondisinya," ucap Asniroya Saragih sebagaimana disampaikan kepada petugas.

Suami Asniroya, Maruli Purba (60), kemudian mendatangi kediaman korban yang berjarak sekitar 100 meter dari rumahnya. Setibanya di halaman, lampu rumah dan teras korban tampak masih menyala. Ketika memanggil nama korban tidak ada sahutan, Maruli Purba mengintip melalui jendela kaca depan yang tidak bertirai dan mendapati tubuh Sarpina Sinaga dalam posisi duduk di kursi tanpa bergerak sama sekali. Ia langsung kembali dan meminta bantuan warga sekitar.

Warga beramai-ramai mendatangi rumah korban namun mendapati seluruh pintu terkunci dari dalam. Mulia Susiratno, salah seorang warga yang turut hadir, menemukan celah pada pintu samping rumah dan berhasil masuk untuk membuka pintu utama. Di dalam ruang tamu, mereka mendapati Sarpina Sinaga dalam keadaan duduk di bangku plastik, sudah berbau, dan tubuhnya mulai membusuk. Warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak pangulu untuk diteruskan ke kepolisian.

Personel Polsek Gunung Malela yang dipimpin IPDA B. Situngkir, S.H., bersama AIPTU Yudi, AIPTU Eldison Damanik, AIPDA Simanungkalit, dan AIPDA Indo Siahaan, segera mendatangi TKP dan mengamankan lokasi. Tim INAFIS Polres Simalungun yang terdiri dari AIPDA Owen Saragih dan AIPDA Sujid Saputra pun langsung diterjunkan untuk melaksanakan olah TKP secara menyeluruh, disaksikan oleh pemerintah nagori dan Babinsa setempat.

"Tim INAFIS kami bekerja cermat dan sistematis di lokasi. Setiap detail TKP diidentifikasi dengan teliti untuk memastikan penyebab kematian korban dapat diketahui secara ilmiah dan akuntabel," ungkap AKP Verry Purba.

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Dr. Djasamen Saragih, Kota Pematangsiantar, untuk dilakukan visum luar oleh tim dokter yang dipimpin dr. Joko Arianto, M.Ked (For), Sp.FM. Hasil visum luar menyimpulkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan kematian diduga akibat faktor penyakit, dalam hal ini hipertensi. Perkiraan waktu kematian korban diperkirakan telah berlangsung lebih dari 48 jam sebelum ditemukan.

"Berdasarkan hasil visum luar, tidak ada indikasi kekerasan. Korban diduga meninggal akibat sakit. Situasi di lokasi kejadian dalam keadaan aman dan kondusif," pungkas AKP Verry Purba.

Polres Simalungun mengimbau masyarakat untuk senantiasa peduli dan peka terhadap kondisi tetangga dan warga sekitar, terutama mereka yang tinggal sendirian, sebagai wujud kepedulian sosial yang dapat menyelamatkan nyawa.

Tjm/imand

Penulis

admintajam

Berita Lainnya dari Daerah