Floating Image
Floating Image
Selasa, 14 Juli 2026

Dari Sabah ke Jakarta, PPLN Al Washliyah Malaysia Tunjukkan Dakwah Tanpa Batas di Muktamar XXIII


Oleh admintajam
14 Juli 2026
tentang Berita
Dari Sabah ke Jakarta, PPLN Al Washliyah Malaysia Tunjukkan Dakwah Tanpa Batas di Muktamar XXIII - TajamNews

-

139 views



JAKARTA – Tajamnews.co.id
 Ada yang berbeda dalam penyelenggaraan Muktamar XXIII Al Jam'iyatul Washliyah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, 7–10 Juli 2026. Di tengah agenda strategis organisasi yang dihadiri ribuan muktamirin dari seluruh Indonesia, hadir sebuah pesan kuat bahwa dakwah Al Washliyah kini telah melampaui batas negara.

Sorotan publik tertuju kepada Pengurus Perwakilan Luar Negeri (PPLN) Al Washliyah Malaysia yang datang membawa semangat persaudaraan serumpun Indonesia–Malaysia. Delegasi dipimpin Ketua PPLN Al Washliyah Malaysia, Datuk Haji Jalidar Abd Rahim, didampingi Sekretaris Iwan Syahputra, Wakil Sekretaris Rasyid Riza, serta jajaran Muslimah Al Washliyah Malaysia.

Bukan sekadar hadir sebagai peserta, delegasi Malaysia mendapat kehormatan mengisi panggung utama Muktamar XXIII melalui penampilan Orkes Gambus Noor El Sabah, grup musik Islami yang telah eksis selama hampir lima dekade di bawah kepemimpinan Datuk Haji Jalidar Abd Rahim.

Alunan gambus dan lagu-lagu bernapaskan dakwah berhasil menghidupkan suasana muktamar. Ribuan peserta larut dalam nuansa Islami yang menyatukan seni, budaya, dan nilai-nilai ukhuwah. Penampilan tersebut menjadi simbol bahwa dakwah tidak hanya disampaikan melalui ceramah, tetapi juga melalui karya seni yang mampu menyentuh hati lintas generasi dan lintas negara.

"Al Washliyah memiliki fondasi perjuangan yang kuat. Nilai-nilai itulah yang membuat organisasi ini terus berkembang dan diterima hingga di luar Indonesia," kata Datuk Haji Jalidar Abd Rahim.

Ia menegaskan bahwa kehadiran PPLN Malaysia merupakan bentuk komitmen memperluas syiar Al Washliyah di tingkat internasional sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat Muslim Indonesia dan Malaysia.

Sebanyak 19 personel Orkes Gambus Noor El Sabah ikut ambil bagian dalam misi budaya tersebut. Mereka terdiri atas musisi, penyanyi, manajemen, dokumentasi, dan tim teknis yang bersama-sama membawa nama Sabah di panggung muktamar.

Partisipasi delegasi Malaysia mendapat dukungan dari Pemerintah Negeri Sabah. Datuk Jalidar menyampaikan apresiasi kepada YAB Datuk Seri Panglima Haji Hajiji Haji Noor, Ketua Menteri Sabah, beserta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga rombongan dapat tampil pada forum internasional organisasi Islam tersebut.

Sementara itu, Wakil Sekretaris PPLN Al Washliyah Malaysia, Rasyid Riza, menyebut Muktamar XXIII menjadi ruang penting memperkuat kolaborasi antara organisasi keagamaan dan pemerintah dalam membangun masyarakat yang maju dan berkarakter.

"Forum ini membuktikan bahwa organisasi Islam memiliki peran strategis dalam memperkuat persatuan, mencetak generasi unggul, dan berkontribusi terhadap pembangunan bangsa," ujarnya.

Muktamar XXIII juga menetapkan kembali KH Dr. Masyhuril Khamis, SH., MM., AAAIS., AAAIL. sebagai Ketua Umum PB Al Jam'iyatul Washliyah periode 2026–2031 bersama jajaran kepengurusan baru yang diharapkan mampu membawa Al Washliyah semakin berdaya saing di tingkat nasional maupun global.

Kehadiran PPLN Al Washliyah Malaysia menjadi bukti bahwa Al Washliyah telah tumbuh sebagai organisasi Islam dengan jejaring internasional yang kuat. Dari Jakarta, semangat dakwah, pendidikan, dan persaudaraan lintas negara kembali ditegaskan, memperlihatkan bahwa hubungan Indonesia dan Malaysia tidak hanya dipersatukan oleh sejarah dan budaya, tetapi juga oleh komitmen bersama membangun peradaban Islam yang damai, moderat, dan berkemajuan.

Penulis

admintajam

Berita Lainnya dari Berita